Rusia Kembali Ingatkan Amerika Serikat agar Tak Lagi Kirim Senjata ke Ukraina

Ahmad Islamy Jamil
Duta Besar Rusia untuk AS, Anatoly Antonov. (Foto: Reuters)

Serangan Rusia ke Ukraina sejak 24 Februari lalu telah menewaskan ribuan orang. Selain itu, jutaan orang mengungsi. Perang dua negara bekas Uni Soviet itu juga menimbulkan kekhawatiran akan konfrontasi yang lebih luas antara Rusia dan Amerika Serikat—yang sejauh ini dianggap sebagai dua kekuatan nuklir terbesar di dunia.

Presiden Vladimir Putin mengatakan operasi militer khusus di Ukraina diperlukan lantaran Amerika Serikat menggunakan Ukraina untuk mengancam Rusia. Moskow pun harus bertahan melawan penganiayaan yang dilakukan rakyat Ukraina terhadap orang-orang berbahasa Rusia.

Putin mengatakan konflik di Ukraina adalah bagian dari konfrontasi yang jauh lebih luas dengan Amerika Serikat yang dia katakan sedang mencoba untuk menegakkan hegemoninya bahkan ketika dominasinya atas tatanan internasional menurun.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
17 jam lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah ke Rp17.721 per Dolar AS, Ini Penyebabnya 

20 jam lalu

Tak Mau Tunduk dari Tekanan, PM Kanada Balas Tarif 50% AS: Ini soal Kedaulatan

23 jam lalu

Menkeu AS: Perang Ekonomi Iran, Serangan Finansial Terbesar AS terhadap Musuh

23 jam lalu

Wow, Trump Sulap Jalanan di Sekitar Gedung Putih Jadi Sirkuit Balap 250 Grand Prix

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal