Rusia Klaim Hancurkan 975 Fasilitas Militer Ukraina

Ahmad Islamy Jamil
Serangan Rusia di kota Ukraina, akhir pekan ini. (Foto: Reuters)

Selain itu, kata Konashenkov, resimen rudal antipesawat ke-302 Angkatan Bersenjata Ukraina, yang dilengkapi dengan sistem pertahanan udara Buk M-1, secara sukarela meletakkan senjata mereka dan menyerah di wilayah Kharkiv pada Sabtu (26/2/2022) kemarin.

Menurut juru bicara militer Rusia itu, kelompok nasionalis Ukraina dari Batalyon Azov menyerang daerah pemukiman Sartana di pinggiran Kota Mariupol. Mereka juga menyerang sebuah sekolah di kota itu dengan menggunakan sistem rudal Grad.

“Serangan itu mengakibatkan kerusakan bangunan tempat tinggal dan kematian di antara penduduk sipil,” katanya.

Pada Kamis (24/2/2022), Rusia memulai “operasi militer khusus” terhadap Ukraina. Serangan itu dilancarkan Moskow sebagai respons atas permintaan dari Republik Rakyat Donetsk dan Republik Rakyat Luhansk. Kedua wilayah yang memisahkan diri dari Ukraina itu meminta bantuan Rusia untuk melawan agresi pasukan Kiev. 

Kementerian Pertahanan Rusia mengklaim, operasi khusus itu menargetkan infrastruktur militer Ukraina saja. Sementara penduduk sipil tidak dalam bahaya. Moskow pun mengatakan tidak memiliki rencana untuk menduduki Ukraina.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
5 hari lalu

Rusia Bombardir Ukraina dengan Rudal dan Drone, 8 Orang Tewas Puluhan Terluka

7 hari lalu

Serangan Rudal AS Hancurkan Jembatan Kereta Hubungkan Iran dengan China dan Rusia

13 hari lalu

Kunjungi Wilayah Ukraina yang Direbut Rusia, Putin: Rusia Akan Menang Perang!

15 hari lalu

Rusia Ngamuk Bombardir Kiev Hancurkan Gedung-Gedung, 11 Orang Tewas Puluhan Luka

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal