Rusia Klaim Tak Butuh Senjata Nuklir untuk Tuntaskan Perang Ukraina

Ahmad Islamy Jamil
Menteri Pertahanan Rusia, Sergei Shoigu. (Foto: Reuters)

Shoigu lantas menyinggung soal Perjanjian START Baru, yang dirancang untuk mengendalikan senjata nuklir AS dan Rusia. Dia mengatakan, perundingan untuk memperpanjang perjanjian tersebut mesti berjalan secara dua arah. Namun, situasi untuk melanjutkan pembicaraan dengan Washington DC kini terbilang sulit.

“Situasi yang sulit juga berkembang sehubungan dengan Perjanjian tentang Pembatasan Senjata Serangan Strategis (START Baru). (Tapi) perjanjian itu tetap berlaku hingga 2026,” kata Shoigu.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Internasional
4 jam lalu

Viral! Rudal Patriot AS Nyasar Hantam Rumah Warga Bahrain, Gagal Cegat Drone Iran

Internasional
7 jam lalu

Video Buktikan Rudal Tomahawk AS Hantam Sekolah di Iran, Tepis Pernyataan Trump

Internasional
9 jam lalu

Rekaman Ungkap Detik-Detik Rudal Tomahawk AS Hantam Sekolah di Iran Tewaskan Ratusan Siswi

Internasional
10 jam lalu

104 Kru Kapal Perang Iran Tewas akibat Serangan Torpedo Kapal Selam AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal