Rusia Masukkan PM Estonia Kaja Kallas dalam Daftar Orang Diburu, Ada Apa?

Anton Suhartono
Kaja Kallas masuk dalam daftar pencarian orang oleh Rusia (Foto: Reuters)

Negara-negara Baltik yang dulunya bagian dari Uni Soviet mengumumkan rencana untuk menghancurkan rutusan monumen peninggalan Soviet. Kallas mengatakan pada 2022, pihak berwenang Estonia akan membongkar 200 hingga 400 monumen.

Sebagai respons, Kepala Komite Investigasi Rusia Alexander Bastrykin memerintahkan penyelidikan kriminal atas rencana tersebut.

Dengan penetapan status ini, para pejabat Baltik tersebut bisa ditangkap jika melintasi perbatasan Rusia. Namun jika tak masuk Rusia, status itu tak memiliki dampak nyata.

Rusia telah memasukkan puluhan politisi dari negara Baltik, mulai dari tingkat paling rendah sampai masuk daftar pencarian orang. Mereka adalah para wakil kota hingga anggota parlemen pusat.

Sebelum ini, mantan Menteri Dalam Negeri Latvia Marija Golubeva juga dimasukkan dalam daftar yang sama.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Putin Puji Trump: Pemimpin yang Tak Mudah Dipengaruhi

57 tahun lalu

Putin Sindir Negara Barat yang Yakin Ukraina Akan Menang Perang: Tunggu Saja!

57 tahun lalu

Ukraina Minta ke Rusia Perang Dibatasi di 4 Wilayah Saja, Terpojok?

57 tahun lalu

Putin: Ukraina Minta Serangan ke Wilayah Lebih Dalam Dihentikan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal