Rusia Mengku Tak Tertarik Nonton Debat Capres AS Donald Trump Vs Kamala Harris

Ahmad Islamy Jamil
Juru Bicara Kremlin, Dmitry Peskov. (Foto: Arsip)

Menurut prediksi, kedua capres mungkin akan saling serang mengenai sejumlah isu kebijakan luar negeri AS, termasuk yang menyangkut konflik Rusia-Ukraina dan krisis Gaza.

Komentator politik AS, Cenk Uygur, mempertanyakan komitmen Trump dan Harris mengenai penyelesaian krisis Gaza dan dukungan AS terhadap Israel. Dia pun menyesalkan kedua capres karena sama-sama sepakat ingin "melayani Israel". Namun dia menilai Trump jauh lebih tidak waras dalam hal ini dibandingkan dengan Harris.

"Tak satu pun dari mereka (Trump maupun Harris) akan membantu Palestina sama sekali, namun Donald Trump akan membuat situasi menjadi jauh, jauh lebih buruk," kata Uygur.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana: Fokus Selesaikan Persoalan Dalam Negeri

57 tahun lalu

KTT Rusia-ASEAN, Putin Jamu 11 Pemimpin Negara ASEAN Hari Ini

57 tahun lalu

Blak-blakan, Trump Sebut Netanyahu Keberatan AS Berdamai dengan Iran

57 tahun lalu

Blak-blakan, Zelensky Berkali-kali Ajak Putin Bertemu Bahas Upaya Damai tapi Ditolak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal