Rusia Mulai Gempur Ukraina Pakai Rudal Kalibr, Presiden Zelensky: Kami Tak Akan Letakkan Senjata

Umaya Khusniah
Gedung apartemen di Kiev yang rusak akibat serangan pasukan Rusia. (Foto: Reuters)

Komando angkatan udara sebelumnya melaporkan, pertempuran sengit terjadi dekat pangkalan udara di Vasylkiv, barat daya ibu kota. Wilayah itu, sedang diserang pasukan terjun payung Rusia.

Dikatakan salah satu tentara telah menembak jatuh sebuah pesawat angkut Rusia. Namun, Reuters tidak dapat secara independen memverifikasi klaim tersebut.

Kantor berita Interfax mengatakan pasukan Ukraina mengendalikan pembangkit listrik tenaga air Kiev, mengutip kementerian energi Ukraina.

Penasihat kantor presiden, Mykhailo Podolyak mengatakan, situasi di Kiev dan sekitarnya terkendali.

"Ada kasus kelompok sabotase dan pengintaian di kota. Polisi dan pasukan pertahanan diri bekerja secara efisien melawan mereka," kata Podolyak.

Ketika pertempuran semakin intens, pemerintah Rusia dan Ukraina mengisyaratkan kemungkinan untuk negosiasi. Hal itu menjadi secercah harapan dalam hal diplomasi sejak Presiden Rusia, Vladimir Putin meluncurkan invasi.

Pejabat bantuan PBB melaporkan, warga tampak berlindung dan meringkuk di tempat penampungan.  Sementara itu ratusan ribu warga telah meninggalkan rumah untuk mencari keselamatan. 

Ukraina mengatakan lebih dari 1.000 tentara Rusia tewas. Rusia tidak merilis angka korban. Presiden Zelensky pada Kamis (24/2/2022) mengatakan 137 tentara dan warga sipil tewas dengan ratusan terluka.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
Internasional
3 jam lalu

Iran Bantah Mojtaba Khamenei Luka Parah di Rusia

Buletin
24 jam lalu

Mojtaba Khamenei Dirawat di Rusia, Putin Diduga Turun Tangan

Internasional
1 hari lalu

Mojtaba Khamenei Disebut Diam-diam Diterbangkan ke Rusia untuk Operasi 

Internasional
2 hari lalu

Zelensky Tuduh Rusia Kirim Drone Kamikaze ke Iran untuk Perang Lawan AS-Israel

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal