Rusia Olok-Olok Senjata Kiriman AS ke Ukraina Dibiayai NATO

Anton Suhartono
Maria Zakharova pun menyindir bahwa Kallas akhirnya memahami apa yang melatarbelakangi rencana Presiden Donald Trump agar donor Eropa membayar senjata AS ke Ukraina (Foto: AP)

MOSKOW, iNews.id - Rusia mengolok-olok senjata Amerika Serikat (AS) yang dikirim ke Ukraina, namun atas biaya NATO atau Uni Eropa. Kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa, Kaja Kallas, menyebut senjata tersebut bukan bantuan AS lagi, melainkan Eropa karena menggunakan biayanya.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Rusia Maria Zakharova pun menyindir bahwa Kallas akhirnya memahami apa yang melatarbelakangi rencana Presiden Donald Trump agar donor Eropa membayar senjata AS ke Ukraina.

"Sepertinya Kaja (Kallas) mulai mengerti apa yang sedang terjadi. Mari kita bantu dia. Ini seperti ketika seseorang menyuruh Anda membayar makanan yang dikonsumsi orang lain lalu mati, bukan?" kata Zakharova, dalam pernyataan di Telegram, dikutip Jumat (18/7/2025).

Hal senada disampaikan Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) Rusia Alexander Grushko. Menurut dia, Rusia memandang negatif aliran bantuan militer ke Ukraina melalui NATO. Dia menganggap bantuan itu menunjukkan sekutu benar-benar tidak menginginkan perdamaian.

Trump, bersama Sekjen NATO Mark Rutte, pada Senin lalu mengumumkan bantuan militer baru untuk Ukraina, termasuk rudal pertahanan Patriot. 

Inisiatif ini melibatkan sekutu AS di Eropa yang membeli peralatan militer AS senilai miliaran dolar untuk ditransfer ke Kiev. Pada tahap awal, rudal Patriot akan dikirim oleh Jerman ke Ukraina.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
38 menit lalu

Anggota DPR AS Siapkan RUU Beri Jalan Trump Caplok Greenland

Internasional
1 jam lalu

Trump Ancam Kenakan Tarif 25% kepada Negara yang Berbisnis dengan Iran

Internasional
1 jam lalu

Menlu Araghchi Sebut Trump Cari-Cari Alasan untuk Serang Iran

Internasional
2 jam lalu

Iran Tegaskan Siap Perang Lawan Amerika, Tak Gentar Ancaman Trump

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal