Rusia Pelajari Senjata Buatan Barat yang Digunakan dalam Perang di Ukraina

Ahmad Islamy Jamil
Juru Bicara Istana Kepresidenan Rusia, Dmitry Peskov. Moskow selalu mengklaim tindakan militernya di Ukraina bukanlah perang, melainkan operasi khusus yang bertujuan untuk menjamin keamanan Rusia. (Foto: AP)

MOSKOW, iNews.idRusia tengah mempelajari senjata buatan Barat yang digunakan Ukraina selama perang yang melibatkan kedua negara bekas Uni Soviet itu. Hal tersebut diungkapkan oleh Juru Bicara Kremlin, Dmitry Peskov.

“Untuk senjata, mereka memiliki senjata yang bagus di Barat. Ada yang buruk, ada yang tidak memenuhi syarat tersebut, ada senjata yang sangat berbahaya, ada yang berteknologi tinggi,” kata  Peskov dalam sebuah wawancara dengan saluran ATV dari Bosnia dan Herzegovina.

“Jadi kami mempelajari semua ini selama operasi militer khusus (di Ukraina),” ujarnya.
 
Dia mengatakan, sangat sulit membandingkan potensi militer Rusia dan Ukraina. Peskov pun menampik jika Moskow melancarkan perang di Ukraina. Menurut dia, yang dilakukan negaranya terhadap Ukraina murni operasi militer.

“Mengapa (tentara) Rusia bergerak sangat lambat? Karena Rusia tidak berperang, kami tidak berperang. Melancarkan perang adalah hal yang sama sekali berbeda,” ucapnya.

Menurut dia, saat berperang, yang dilakukan negara penyerang adalah penghancuran total infrastruktur, kota, dan sebagainya. “Sementara kami tidak melakukan ini. Kami bekerja untuk menyelamatkan infrastruktur dan mencoba menyelamatkan nyawa orang,” klaim Peskov.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
5 jam lalu

Rusia Gandeng RI Kerja Sama Sektor Industri, Jajaki Teknologi Drone hingga Robot Bawah Air

5 hari lalu

Teken Kerja Sama, Rusia Akan Kirim Kosmonaut Myanmar ke Luar Angkasa

12 hari lalu

Zelensky: Rusia Tak Ingin Damai, Minta Banyak Rudal dan Tentara ke Korut

12 hari lalu

Rusia Manfaatkan Kelemahan Ukraina, Serang Banyak Kota Pakai Rudal Korut

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal