Rusia Resmi Keluar dari Perjanjian Keamanan Penting pasca-Perang Dingin

Ahmad Islamy Jamil
Kompleks Kementerian Luar Negeri Rusia di Moskow. (Foto: Reuters)

MOSKOW, iNews.id – Rusia pada Selasa (7/11/2023) secara resmi menarik diri dari perjanjian keamanan penting pasca-Perang Dingin. Perjanjian itu tadinya dirancang untuk mengurangi potensi konflik Timur-Barat. 

Keputusan Moskow tersebut menjadi tanda terbaru meningkatnya ketegangan antara Rusia dan NATO.

“Pada pukul 00.00 tanggal 7 November 2023, prosedur penarikan Rusia dari CFE (Perjanjian Angkatan Bersenjata Konvensional di Eropa), telah selesai,” ungkap Kementerian Luar Negeri Rusia dalam pernyataan di situsnya. 

“Dengan demikian, dokumen hukum internasional yang sempat ditangguhkan keabsahannya oleh negara kami pada 2007, akhirnya tinggal menjadi sejarah bagi kami,” bunyi pernyataan itu lagi.

Perjanjian yang dibuat pada 1990 itu dinegosiasikan dan dirampungkan pada akhir Perang Dingin. Kesepakatan itu ditandatangani setahun setelah runtuhnya Tembok Berlin di Jerman. Tujuannya adalah untuk membatasi pengerahan peralatan militer untuk menjaga keseimbangan militer antara NATO dan negara-negara Pakta Warsawa (Blok Timur) saat itu.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
14 jam lalu

WHO Pantau Kasus Dugaan Pes Rusia, Ini Pesan untuk Dunia!

2 hari lalu

Jangan Panik! Wabah Pes Rusia Kecil Kemungkinan Masuk Indonesia dan Jadi Pandemi Baru

2 hari lalu

Epidemiolog Ungkap Risiko Wabah Pes Rusia Masuk Indonesia Sangat Kecil

2 hari lalu

Wabah Pes Rusia Bakal Jadi Pandemi Baru? Ini Kata Epidemiolog!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal