Rusia Tembakkan 7.400 Rudal ke Ukraina tapi Hanya 1.600 yang Ditembak Jatuh, Kenapa?

Anton Suhartono
Ukraina menyebut Rusia sudah menembakkan 7.400 rudal sejak perang pecah, tapi hanya 1.600 yang bisa dicegat (Foto: Kemhan Rusia)

Ukraina sudah menerima beberapa jenis sistem pertahanan udara canggih, termasuk Patriot, dari negara sekutu, sejak invasi Rusia. Namun masih belum cukup karena Rusia memiliki rudal balistik supersonik yang banyak.

Dia menambahkan, Rusia juga semakin sering menggunakan drone kamikaze buatan Iran yang biaya produksinya murah. Drone itu digunakan Rusia untuk menargetkan infrastruktur jauh di belakang garis depan pertempuran. Pasalnya drone itu memiliki jangkauan cukup jauh.

“10 hingga 15 wilayah terlibat menembak Shahed setiap malam,” kata Ihnat.

Rusia menegaskan hanya menargetkan sasaran militer, meski juga mengakui mengincar infrastruktur energi Ukraina.

Rusia mulai meluncurkan drone buatan Iran itu ke infrastruktur Ukraina sejak September 2022. Drone tersebut awalnya membingungkan pertahanan udara Ukraina karena lebih sulit dideteksi radar pertahanan standar dibandingkan rudal.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
20 jam lalu

Panas! Rusia dan Ukraina Saling Serang, 15 Orang Tewas dalam Sehari

2 hari lalu

Iran Ngadu ke Rusia: AS Ingkar Janji dan Jahat!

2 hari lalu

Trump Peringatkan China-Rusia Tak Kirim Senjata ke Iran: Mereka Akan Bernasib Buruk!

2 hari lalu

Perang Makin Sengit! Iran Tak Segan-Segan Ledakkan Wilayahnya, Tak Rela Dikuasai AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal