Rusia Tuding Ukraina Serang PLTN Zaporizhzhia, Badan Atom PBB: Ini Tak Boleh Terjadi!

Ahmad Islamy Jamil
Pasukan Rusia menyita PLTN Zaporizhzhia dari Ukraina pada minggu-minggu pertama agresi militer Moskow di negeri tetangganya itu pada Februari 2022. (Foto: Reuters)

MOSKOW, iNews.id – Perusahaan energi nuklirRusia, Rosatom, menuduh militer Ukraina melancarkan serangkaian serangan terhadap Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Zaporizhzhia yang dikuasai Moskow. Lembaga pengawas nuklir PBB pun menyerukan agar insiden semacam itu segera dihentikan.

Menurut Rosatom, tiga orang terluka, salah satunya terluka parah. Rusia mendesak para pemimpin dunia untuk mengecam insiden tersebut. Baik para pejabat Rusia maupun Badan Energi Atom Internasional PBB (IAEA) menyatakan, tingkat radiasinya normal dan kerusakannya tidak parah.

Pasukan Rusia menyita pembangkit itu pada minggu-minggu pertama agresi militernya di Ukraina pada Februari 2022. Masing-masing pihak saling menuduh satu sama lain menyerang fasilitas nuklir tersebut. Lokasi PLTN Zaporizhzhia sendiri terletak di dekat garis depan pertempuran dan berisiko menimbulkan bencana nuklir.

Pernyataan Rosatom menyebutkan serangan pertama terhadap pembangkit tersebut mengenai area dekat kantin, melukai tiga anggota staf. Akan tetapi, perusahaan itu tidak menyebutkan senjata apa yang digunakan oleh penyerang.

Dalam waktu setengah jam, sebuah drone menyerang area pemuatan kargo dan drone lainnya kemudian menyerang kubah reaktor keenam.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
9 jam lalu

Rusia Porak-porandakan Kota-Kota di Ukraina Pakai Rudal Korut, Presiden Zelensky Murka

18 jam lalu

Mantan Presiden Suriah Bashar Al Assad Dijatuhi Hukuman Mati

1 hari lalu

Vietnam Bikin Kapal Perang Anti-Kapal Selam Canggih, Dibuat di Dalam Negeri termasuk Senjata

5 hari lalu

Istana Sebut Teknologi Nuklir Hasil Riset BRIN untuk Energi hingga Kesehatan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal