Rusuh Los Angeles, Gubernur California Sebut Trump Ancaman bagi Demokrasi

Anton Suhartono
Gavin Newsom menyebut Presiden AS Donald Trump sebagai ancaman bagi cara hidup warga AS terkait rusuh di Los Angeles (Foto: AP)

LOS ANGELES, iNews.id - Gubernur CaliforniaGavin Newsom menyebut Presiden Amerika Serikat Donald Trump sebagai ancaman bagi cara hidup warga AS. Intervensi militer yang dilakukan Trump di Los Angeles menjadi awal dalam menumbangkan norma-norma politik dan budaya bangsa.

Menurut Gavin, pengerahan personel Garda Nasional dan Korps Marinir ke Los Angeles atas arahan Trump sama sekali tidak menyelesaikan masalah, sebaliknya menjadikan kota tersebut sebagai medan perang bertujuan untuk menjungkirbalikkan fondasi masyarakat dan bentuk pengambilalihan peran wilayah oleh Gedung Putih.

"California mungkin yang pertama, tapi jelas tidak akan berakhir di sini. Negara bagian lain adalah yang berikutnya," kata Newsom, dalam pidato. 

"Demokrasi adalah yang berikutnya. Demokrasi sedang diserang di depan mata kita. Momen yang kita takutkan ini telah tiba," ujarnya, melanjutkan.

Newsom, kandidat kuat presiden dari Partai Demokrat dalam Pilpres AS 2028, merupakan musuh bebuyutan Trump sejak lama. 

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
1 tahun lalu

Trump Setuju Gubernur California Ditangkap: Dia Jalankan Tugas Sangat Buruk 

1 tahun lalu

Gubernur California Tak Gentar Ditangkap terkait Rusuh Los Angeles: Omong Kosong!

1 tahun lalu

Rusuh Los Angeles, Gubernur California Gugat Pemerintahan Trump

3 hari lalu

Beda Partai, Trump Malah Puji Zohran Mamdani Usai Bertemu di New York

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal