Sah! India Bakal Larang Impor Laptop dan Alat Elektronik Sejenis, Ini Alasannya

Anton Suhartono
Pemerintah India mengumumkan larangan impor laptop, PC, tablet, serta alat elektronik sejenis lainnya (Foto: NDTV)

NEW DELHI, iNews.id - Pemerintah India mengumumkan larangan impor laptop, personal computer (PC), tablet, serta alat elektronik sejenis lainnya. Kementerian Perdagangan dan Industri India menyatakan aturan baru yang melarang berbagai jenis alat elektronik pada Kamis (3/8/2023).

Meski demikian, aturan baru ini tak langsung berlaku, melainkan ada masa transisi selama sekitar 4 bulan.

Keputusan tersebut diyakini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas manufaktur dalam negeri serta menyerang perekonomian China, negara tetangga namun rival.

Diketahui, 75 persen impor laptop, PC, dan tablet India berasal dari China. Pada periode berjalan 2022-2023 nilai impornya mencapai 5,33 miliar dolar AS. Meski hubungan diplomatik kedua negara membeku, ada kesepakatan untuk tetap melanjutkan kerja sama perdagangan.

Ada tujuh kategori harmonised system of nomenclature (HSN) di bawah Kode 8471 yang kini diblokir masuk India, kecuali harus mendapat izin khusus. Aturan baru tersebut tidak berlaku untuk penumpang yang membawa gadget yang dibeli di luar negeri.

Pengecualian meliputi peralatan yang digunakan untuk penelitian dan pengembangan, pengujian, pembandingan, pekerjaan perbaikan, ekspor ulang, serta pengembangan produk. 

Surat kabar The Indian Express melaporkan, kebijakan baru ini untuk memberikan dorongan langsung bagi skema insentif terkait produksi perangkat keras teknologi informasi India.
 
Pemerintah meluncurkan skema Make in India senilai 2 miliar dolar AS pada Mei 2023, naik dari inisiatif pada 2021 senilai 892 juta dolar. 
Keduanya bertujuan mempromosikan produksi barang-barang dalam negeri seperti laptop, PC, server, dan perangkat keras komputasi lainnya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Nasional
4 hari lalu

Purbaya Sentil Kebijakan Impor Kapal Bekas: Orang Kita Jago tapi Tak Diberi Kesempatan

Internasional
6 hari lalu

Jimmy Lai, Taipan Media dan Aktivis Prodemokrasi Divonis 20 Tahun Penjara di Hong Kong

Internasional
9 hari lalu

Perjanjian Nuklir AS-Rusia Berakhir, China Ogah Diseret-seret

Internasional
9 hari lalu

Duh, 3 Remaja Saudara Kandung Bunuh Diri gegara Dilarang Main Game dan Nonton Drama Korea

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal