Saif Al Islam, Putra Diktator Muammar Khadafi Maju dalam Pemilihan Presiden Libya

Anton Suhartono
Saif Al Islam Khadafi (kanan) mendaftar maju dalam pilpres Libya (Foto: Reuters)

Namun sebuah pertemuan besar yang digelar di Paris, Prancis, pada Jumat lalu setuju untuk menjatuhkan sanksi kepada siapa pun yang mengganggu atau mencegah pemilu. 

Saif Al Islam akan bernostalgia dengan era sebelum ayahnya digulingkan dari kekuasaan lalu terbunuh dalam pemberontakan yang didukung NATO. Tahun ini tepat 1 dekade kekacauan dan kekerasan tersebut. Khadafi ditangkap di Sirte oleh pemberontak pada Oktober 2011 lalu ditembak mati.

Para analis menilai sulit bagi Saif Al Islam untuk bisa melanjutkan kepemimpinan sang ayah. Sebagian besar warga Libya masih terkenang dengan masa pemerintahan keras Khadafi. Selain itu Saif Al Islam serta tokoh-tokoh yang masih setia dengan Khadafi sudah sejak lama keluar dari pemerintahan sehingga akan sulit untuk memobilisasi dukungan massa.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
12 hari lalu

Pesawat Jet Pribadi Bawa Kepala Staf Angkatan Bersenjata Libya Jatuh di Turki, Ini Dugaan Penyebabnya

Internasional
12 hari lalu

Pesawat Bawa Kepala Staf Angkatan Bersenjata Libya Jatuh di Turki, Semua Penumpang Tewas

Internasional
4 bulan lalu

Kirim Pasukan Garda Nasional ke Kota di AS, Trump: Saya Bukan Diktator!

Internasional
6 bulan lalu

Belum Puas! Presiden Uganda Mau Nyapres lagi hingga 7 Periode

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal