Saling Tuding, Pertemuan Pejabat Tinggi AS dan China Berlangsung Panas 

Anton Suhartono
Pertemuan pejabat tinggi AS dan China berlangsung panas (Foto: Reuters)

Yang pun menanggapi dengan menyampaikan pidato 15 menit dalam bahasa China. Dia mengkritik apa yang disebut AS sebagai perjuangan demokrasi, perlakuan buruk terhadap minoritas, serta mengkritik kebijakan luar negeri dan perdagangan.

"Amerika Serikat menggunakan kekuatan militer dan hegemoni keuangannya untuk menjalankan yurisdiksi tangan panjang dan menekan negara lain. Itu menyalahgunakan apa yang disebut gagasan keamanan nasional untuk menghalangi kerja sama perdagangan yang wajar dan menghasut beberapa negara untuk menyerang China," kata Yang.

Dia menegaskan, AS tidak punya kemampuan untuk mengatakan ingin berdialog dengan China dengan posisi yang kuat.

"Pihak AS bahkan tidak memenuhi syarat untuk mengatakan hal-hal seperti itu, bahkan 20 tahun atau 30 tahun lalu, karena ini bukan cara untuk berurusan dengan rakyat China," ujarnya.

Blinken pun menahan wartawan untuk tetap berada di ruangan, mendengarkan tanggapan AS mengenai pernyataan Yang.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
1 hari lalu

Apa Saja Tugas 'Pasukan Khusus AI' Bentukan Trump?

1 hari lalu

Trump Desak Warga AS Terima Lonjakan Harga Dampak Perang Iran

1 hari lalu

Heli Angkatan Laut AS Hilang di Laut Merah Dekat Arab Saudi, Jatuh?

1 hari lalu

Nepal Bakal Kuras 4 Danau Buntut Banjir Bandang Tewaskan Ribuan Orang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal