Saling Tuduh, Mantan Kepala Badan Intelijen Israel Shin Bet Gugat Netanyahu

Anton Suhartono
Benjamin Netanyahu digugat mantan kepala Shin Bet, Ronen Bar, atas pencemaran nama baik (Foto: AP)

Bar mengundurkan diri pada Juni 2025, dengan mengatakan seluruh sistem di badan intelijen itu runtuh dan Shin Bet gagal membunyikan alarm peringatan.

Namun Bar juga menegaskan saat itu, dia mengundurkan diri sebagai bentuk tanggung jawab sebagai kepala badan intelijen seraya menegaskan telah memperingatkan Netanyahu sebelum 7 Oktober tentang potensi ancaman terkait Hamas.

Dia menegaskan telah menelepon sekretaris militer perdana menteri saat itu setelah muncul tanda-tanda kemungkinan serangan. Dia tidak memiliki nomor telepon Netanyahu sehingga menghubungi sekretaris militer.

Bar menuntut ganti rugi sebesar 3 juta shekel atau sekitar Rp17,3 miliar dari Netanyahu.

Hamas menyerang Israel dalam operasi yang diberi nama Badai Al Aqsa menggunakan pikap dan paralayang. Serangan itu menewaskan 1.221 orang.

Israel membalas dengan menggelar serangan besar-besaran ke Jalur Gaza sejak 7 Oktober 2023 hingga saat ini, yang telah menewaskan lebih dari 74.300 orang. Militer Zionis bahkan terus menyerang Gaza meski di tengah gencatan senjata yang berlaku sejak 10 Oktober 2025.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
8 jam lalu

Trump: China dan Rusia Rugi Besar jika Bantu Iran Perang Lawan AS

14 jam lalu

AS Ikut Lobi Saudi agar Terima Bantuan Israel Lawan Houthi, Pangeran MBS Tetap Menolak

14 jam lalu

Kolombia Makin Akrab dengan Israel, Pindahkan Kedubes ke Yerusalem

1 hari lalu

Amunisi Dikira Mainan Meledak, Pelajar Israel Tewas dan Belasan Lainnya Luka

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal