Salman Rushdie Penulis Buku Ayat-Ayat Setan Ditikam di Panggung saat Akan Ceramah

Umaya Khusniah
Salman Rusdhie yang merupakan penulis novel Ayat-Ayat Setan ditikam di leher dan dada. (Foto: Reuters)

Dia telah lama menghadapi ancaman pembunuhan untuk novel keempatnya, 'The Satanic Verses' atau 'Ayat-Ayat Setan' yang menurut beberapa Muslim berisi bagian-bagian yang menghujat. Novel tersebut dilarang di banyak negara dengan populasi Muslim yang besar setelah diterbitkan pada tahun 1988.

Beberapa bulan kemudian, pemimpin tertinggi Iran saat itu, Ayatollah Ruhollah Khomeini mengeluarkan fatwa, yang menyerukan umat Islam untuk membunuh novelis itu dan siapa pun yang terlibat dalam penerbitan buku itu. Mereka dianggap telah melakukan penistaan.

Rushdie, yang menyebut novelnya "cukup ringan", bersembunyi selama hampir satu dekade.

Penerjemah Jepang dari novel tersebut, Hitoshi Igarashi dibunuh pada tahun 1991. 

Pada tahun 1998, Pemerintah Iran mengatakan tidak akan lagi mendukung fatwa tersebut. Rushdie pun telah hidup relatif terbuka dalam beberapa tahun terakhir.

Organisasi Iran, beberapa berafiliasi dengan pemerintah, telah mengumpulkan hadiah jutaan dolar untuk pembunuhan Rushdie. Dan penerus Khomeini sebagai pemimpin tertinggi, Ayatollah Ali Khamenei, baru-baru ini mengatakan pada 2019 bahwa fatwa itu "tidak dapat dibatalkan."

Kantor Berita semi-resmi Fars Iran dan outlet berita lainnya menyumbangkan uang pada tahun 2016 untuk meningkatkan hadiah sebesar 600.000 Dolar AS. Fars menyebut Rushdie sebagai seorang murtad yang "menghina nabi" dalam laporannya tentang serangan hari Jumat.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
Buletin
58 menit lalu

Langit Teheran Menghitam Usai Depot Minyak Iran Dihantam Israel, Warga Diminta Tak Keluar Rumah

Internasional
3 jam lalu

Menlu Araghchi: Iran Siap Perang Panjang Lawan AS-Israel

Internasional
3 jam lalu

AS Klaim Hancurkan 80% Peluncur Rudal Iran tapi Serangan ke Israel Justru Makin Ganas

Internasional
5 jam lalu

Pertama Kali, AS Gunakan Rudal Jarak Jauh PrSM dalam Perang Melawan Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal