Samuel Little, Pria AS yang Mengaku Bunuh 93 Orang Meninggal di Rumah Sakit

Anton Suhartono
Samuel Little (Foto: Mark Rogers via AP)

Hingga saat ini para penyelidik sudah memverifikasi 50 dari total pengakuan itu, sisanya masih menunggu konfirmasi akhir. Jika angka 93 itu terkonfimasi, Little menjadi pembunuh berantai paling produktif dalam sejarah AS.

Hasil penyelidikan mengungkap, sebagian besar korban Little merupakan perempuan kulit hitam berusia muda yang umumnya merupakan pekerja seks komersial (PSK) dan pecandu narkoba. Sebagian kematian mereka tidak terpublikasikan dengan baik bahkan ada beberapa kasus tidak tercatat sebagai pembunuhan.

Hal ini disebabkan kematian korban awalnya dianggap sebagai overdosis atau penyebab tidak disengaja. Petugas juga menyebut, beberapa mayat tidak pernah ditemukan.

Sebelumnya Little pernah menjalani dua hukuman di penjara California, salah satunya 4 tahun yang berakhir pada 1987. Dia dituduh melakukan serangan bersenjata.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
2 jam lalu

Peringatan Keras Iran kepada UEA: Israel Tak Akan Bisa Melindungi

Internasional
3 jam lalu

Trump Belum Lihat Indikasi AS dan China Bakal Perang gara-gara Taiwan

Internasional
3 jam lalu

Takut Disadap, Staf Presiden AS dan Jurnalis Buang Ponsel Usai Kunjungan di China

Internasional
5 jam lalu

Iran Sudah Curiga Uni Emirat Arab Dukung Serangan AS-Israel sejak Awal

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal