"Anda harus membebaskan kami dari sini. Ini bukan masalah berapa biayanya. Kami tak ingin menjadi korban langsung dari serangan udara IDF. Bebaskan kami tanpa syarat," ujarnya, lagi.
Video ditutup dengan ketiganya mengatakan secara bersamaan, "Jangan biarkan kami menua di sini."
Sementara itu media Israel melaporkan ketiga sandera tersebut merupakan penduduk Kibbutz Nir Oz yang berada di perbatasan dengan Gaza.
Peri sedang berada di rumahnya saat para pejuang Hamas datang.
Reuters melaporkan, Peri sempat menyembunyikan istri di balik sofa saat para pejuang memasuki rumah. Dia lalu menyerahkan diri kepada para pejuang dengan tujuan menyelamatkan istri.
Militer Israel merespons video itu dengan murka dengan menyebutnya sebagai perang psikologis oleh Hamas. Mereka bertekad akan membebaskan ketiga sandera.