Sebagian Besar Warga Swiss Setuju Cadar Dilarang

Anton Suhartono
Hasil referendum menunjukkan sebagian besar warga Swiss mendukung larangan penggunaan cadar di tempat umum (Foto: Reuters)

ZURICH, iNews.id - Swiss melarang penggunaan cadar di tempat umum setelah kelompok pendukung menang tipis dalam referendum yang digelar Minggu (7/3/2021).

Masyarakat yang mendukung larangan penggunaan penutup wajah di tempat umum unggul dengan memperoleh 51,2 persen dukungan melawan 48,8 persen yang menentang.

Referendum itu memang tidak menyebutkan Islam secara langsung, namun politisi, media, serta aktivis menyebutnya secara gamblang sebagai larangan yang mengarah kepada simbol Islam yakni cadar.

"Di Swiss, tradisi kami adalah Anda menunjukkan wajah. Itu adalah tanda kebebasan mendasar kami," kata Walter Wobmann, ketua komite referendum dan anggota parlemen untuk Partai Rakyat Swiss, dikutip dari Reuters.

Dia juga menyebut penutup wajah sebagai simbol ekstremisme Islam yang semakin menonjol di Eropa namun tidak memiliki tempat di Swiss.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pakai Uang Pribadi, Raja Salman Undang 1.000 Muslim Seluruh Dunia Umrah termasuk Indonesia

57 tahun lalu

Iran Ungkap Kronologi Walk Out saat Negosiasi dengan AS: Kami Punya Prinsip!

57 tahun lalu

Lesu, Rupiah Hari Ini Ditutup Ambles ke Rp17.843 per Dolar AS

57 tahun lalu

Gawat! Delegasi Iran Walk Out dari Perundingan Damai dengan AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal