Sejak 7 Oktober, Sudah 16.000 Warga Palestina Dibantai Israel di Gaza

Ahmad Islamy Jamil
Puluhan jenazah warga Palestina yang gugur akibat kebrutalan Israel berjejer di halaman Rumah Sakit Indonesia Gaza, pekan lalu. (Foto: Reuters)

KAIRO, iNews.id – Jumlah warga Palestina yang gugur akibat serangan brutal Israel terus bertambah. Sejak konflik antara Israel dan Hamas dimulai pada 7 Oktober lalu, sudah belasan ribu orang tewas dan puluhan ribu lainnya luka-luka di Jalur Gaza.

“Jumlah korban tewas di Jalur Gaza telah meningkat menjadi 16.000 jiwa, jumlah korban luka mencapai 35.000 orang,” kata Menteri Kesehatan Palestina, Dr Mai al-Kaila, kepada Alarabiyah, Senin (27/11/2023).

Jumlah korban jiwa itu diperkirakan bisa lebih besar dari catatan resmi Pemerintah Palestina.

Israel dan Hamas memulai gencatan senjata selama empat hari pada Jumat (24/11/2023) lalu dan akan berakhir Selasa (28/11/2023) pagi waktu setempat. Dalam kesepakatannya, Hamas membebaskan para tawanan, termasuk wanita dan anak-anak Israel, di kemudian hari, dan; bantuan akan mengalir ke Gaza yang terkepung. Sebagai imbalannya, sejumlah tahanan Palestina yang ditahan di penjara-penjara Israel juga akan dibebaskan.

Mesir, selaku salah satu mediator dalam konflik Israel-Palestina, menyatakan bahwa gencatan senjata kemanusiaan kemungkinan akan diperpanjang selama dua hari lagi. Dengan begitu, kedua pihak bisa saling bertukar tawanan perang atau tahanan lagi.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
13 jam lalu

Israel Tutup Paksa Konsulat Inggris di Yerusalem Timur, Usir Diplomat

17 jam lalu

Israel Heboh! Netanyahu Ternyata Sudah Tahu Serangan Hamas, Politisi Desak Penyelidikan

17 jam lalu

Terungkap! Presiden UEA Sheikh MBZ Bisiki Netanyahu Sebelum Serangan Hamas 7 Oktober

21 jam lalu

Israel Akan Usir Jutaan Warga Gaza, AS: Tak Seorang pun Boleh Dipaksa Pergi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal