Sekjen PBB: Sejumlah Pihak Eksploitasi Kebencian Anti-Muslim demi Keuntungan Politik

Ahmad Islamy Jamil
Sekjen PBB Antonio Guterres. (Foto: Reuters)

NEW YORK, iNews.id - Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres menyebut sejumlah pihak mengeksploitasi kebencian anti-Muslim dan menyalahgunakannya untuk keuntungan politik. Menurut dia, fenomena semacam itu mendukung berkembangnya Islamofobia

“Beberapa pihak secara memalukan mengeksploitasi kebencian anti-Muslim dan kebijakan eksklusif demi keuntungan politik. Kita harus menyebutnya apa adanya: kebencian. Sejelas dan segamblang itu,” kata Guterres dalam pertemuan tingkat tinggi untuk memperingati Hari Internasional untuk Memerangi Islamofobia di PBB, Jumat (16/3/2024). 

Dia menyebut berbagai platform online telah menjadi tempat berkembang biaknya ideologi ekstremisme, termasuk Islamofobia. 

Sebelumnya dalam pertemuan yang sama, Utusan Tetap Rusia untuk PBB, Maria Zabolotskaya mengatakan, Moskow mengutuk tindakan biadab seperti pembakaran Alquran atau menghina perasaan orang-orang yang beriman. Selain itu, Rusia memiliki banyak pengalaman dalam hal toleransi terhadap minoritas. 

Rusia, kata dia, adalah rumah bagi lebih dari 190 etnik dan lebih dari 20 juta pemeluk Islam. 

Menurut PBB, dengan adanya konflik yang terjadi di Timur Tengah saat ini, banyak laporan bermunculan yang menunjukkan peningkatan besar dalam insiden Islamofobia. Selain itu, tak sedikit pula laporan kasus anti-Yahudi yang diterima PBB. Karena itu, PBB selalu menganjurkan hidup berdampingan secara damai semua kelompok agama.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Nasional
14 hari lalu

Ini Respons Dubes Iran soal Rencana Prabowo Jadi Mediator 

Nasional
15 hari lalu

Koalisi Masyarakat Sipil Tolak Pengiriman Pasukan TNI ke Gaza: Tidak Ada Mandat PBB

Nasional
15 hari lalu

Din Syamsuddin: PBB Harus Tindak Tegas AS-Israel gegara Serang Iran

Internasional
15 hari lalu

PBB Kutuk Keras Serangan AS-Israel dan Balasan Iran, Ancam Perdamaian Global

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal