Selain Bendera Putih Warga Malaysia Juga Kibarkan Bendera Hitam, Apa Artinya?

Anton Suhartono
Warga Malaysia mengibarkan bendera hitam sebagai bentuk protes terhadap pemerintah terkait penanganan pandemi Covid-19 (Foto: Twitter)

Kampanye bendera hitam juga mendesak Perdana Menteri Muhyiddin Yassin untuk mengundurkan diri, mendorong digelarnya sidang parlemen, serta menyerukan diakhirinya keadaan darurat.

Keadaan darurat diberlakukan Muhyiddin setelah mendapat lampu hijau dari Raja Malaysia, Sultan Abdullah, karena kondisi wabah virus corona di Malaysia semakin mengkhawatirkan. Malaysia mengalami krisis ekonomi setelah keadaan darurat diberlakukan, dampak dari pembatasan yang sangat ketat.

Sebagian besar negara bagian di Malaysia menerapkan lockdown total sampai batas waktu yang bisa diperpanjang.

Pemerintah menerapkan lockdown total sejak 1 Juni dan sejak itu sudah diperpanjang dua kali. Muhyiddin mengatakan lockdown tak akan dicabut selama penambahan kasus infeksi harian Covid masih di atas 4.000 orang.

Sementara itu penambahan harian kasus infeksi masih jauh di atas 4.000. Berdasarkan data Selasa (6/7/2021), ada penambahan 7.654 kasus infeksi sehingga totalnya menjadi 
792.693 orang.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
9 hari lalu

Daftar 20 Perusahaan Tersangka Karhutla, 4 Korporasi Asing asal Singapura hingga Malaysia

10 hari lalu

Dikritik Malaysia dan Singapura soal Asap Karhutla, Dasco: Tak Perlu Dibalas Ketersinggungan

10 hari lalu

Malaysia Tawarkan Bantuan Tangani Karhutla di RI, Siap Kirim Pesawat Amfibi hingga Helikopter

11 hari lalu

Perwakilan Malaysia Bertemu Kepala BNPB, Tawarkan Bantuan Pemadaman Karhutla

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal