Selain Dilintasi Rudal, Pilot Indonesia Ceritakan Daratkan Pesawat dalam Kondisi Semua Lampu Mati

Anton Suhartono
Kapten Syahreza berbagi pengalaman mendaratkan pesawat di darah konflik dalam kondisi semua lampu dimatikan (Screengrab: YouTube/Vincent Raditya)

"Supaya orang-orang yang menggunakan senjata konvensional, yang bisa menjangkau ketinggian 1.000 sampai 2.000 kaki, paling tidak bisa kita hindari, karena sudah sering yang ditembak," ujarnya. 

Menurut dia, senjata konvensional yang biasa digunakan adalah rocket propelled granade (RPG).

"Makanya kita sengaja, semua lampu kita matikan, blank lah. Dengan harapan mengurangi., bukan berarti enggak akan ditembak, tapi paling tidak mengurangi," kata pilot yang biasa menerbangkan berbagai jenis pesawat Airbus dan Boeing itu.

Soal perasaannya saat mendaratkan pesawat di daerah konflik, Syahreza mengaku takut. Namun risiko itu tetap harus diambil.

"Pasti takut, kalau tidak takut, bohong lah. Tapi karena kita positif, kita lakukan semua dengan standar yang ada. Kita juga dilatih kan. Sama saja kalau engine mati kita ngapain, banyak latihannya, ditambah lagi dengan pelatihan yang ini. Selain itu kita konsentrasi, jadi semakin sedikit takutnya. Setelah landing, sudah," ujarnya.

Perasaan takut yang sama akan datang lagi saat membawa pesawat lepas landas dari daerah konflik.

"Nanti take off juga sama, naik cukup tinggi supaya dengan cepat meninggalkan daerah konflik dan senjata-senjata konvensional tidak sampai (menjangkau)," kata Syahreza.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
3 hari lalu

Perang Lawan AS Bakal Panjang, Iran Siapkan Rudal Jarak Jauh

7 hari lalu

Pilot Diserang di Kokpit, Flydubai Mendarat Darurat di Tabuk Arab Saudi

8 hari lalu

Pilot-Kopilot Baku Hantam Diduga Pembajakan, Pesawat Rute Dubai-Tel Aviv Mendarat Darurat di Saudi

10 hari lalu

Rusia Kembali Bombardir Kiev, Pusat Data hingga Kantor Operator Seluler Terbesar Ukraina Jadi Sasaran 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal