Hal yang penting diingat, lanjut dia, keberhasilan 100 persen misi dan penelusuran asal-usul Covid-19 bergantung pada akses ke sumber yang relevan.
"Tidak peduli seberapa kompeten, seberapa keras kami bekerja, dan berapa banyak batu yang kami coba putar, ini hanya mungkin dilakukan dengan dukungan dari China," ucapnya.
Sebelumnya Kementerian Luar Negeri China menyatakan, tim tersebut juga akan berpartisipasi dalam seminar, kunjungan, dan survei lapangan.
Tim sebenarnya dijadwalkan tiba di Wuhan pada awal Januari, namun ada penundaan yang sempat mengundang kritikan bahkan datang dari bos WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus.
Di saat bersamaan, China mencoba untuk mengalihkan bahwa virus corona sudah ditemukan di luar negeri sebelum di Wuhan. Media pemerintah menyebut virus ditemukan pada kemasan makanan beku impor serta mengutip makalah ilmiah yang menyebutkan virus telah beredar di Eropa sejak 2019.