TEL AVIV, iNews.id - Pemerintah Israel menyiagakan rumah sakit-rumah sakit terkait serangan militer Zionis ke Iran, Sabtu (28/2/2026). Israel mengantisipasi serangan pembalasan Iran sebagaimana tahun lalu.
Para pejabat Iran berkali-kali menegaskan, Israel akan menjadi target serangan rudal dan drone, termasuk apabila serangan dilakukan oleh AS.
Mengambil pelajaran dari perang 12 hari pada Juni 2025, Israel paham betul serangan Iran tak bisa dianggap sepele. Kota-kota penting Israel hancur lebur dihujani rudal Iran, menimbulkan banyak korban.
Stasiun televisi Israel Channel 12 melaporkan, rumah sakit diinstruksikan untuk menyiapkan daftar pasien untuk dipulangkan guna memberikan ruang yang cukup bagi korban perang.
Seorang pejabat Amerika Serikat (AS) mengatakan, serangan terhadap Iran hari ini merupakan operasi militer gabungan dengan Israel.
Militer Israel langsung menyatakan keadaan darurat dan meminta warga untuk segera menuju tempat perlindungan. Suara sirine meraung-raung di penjuru negara itu.
Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, mengatakan serangan tersebut dilakukan Israel sesuai kebijakan bahwa Iran merupakan ancaman bagi keamanan Israel.