Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Militer Iran Klaim Gunakan Rudal Qadir untuk Paksa Mundur Armada Angkatan Laut AS
Advertisement . Scroll to see content

AS dan Iran Kembali Saling Serang, Gencatan Senjata di Ujung Tanduk

Sabtu, 06 Juni 2026 - 15:00:00 WIB
AS dan Iran Kembali Saling Serang, Gencatan Senjata di Ujung Tanduk
Gencatan senjata antara AS dan Iran kembali terancam setelah kedua negara saling melancarkan serangan. (Foto: Ilustrasi/Anadolu)
Advertisement . Scroll to see content

TEHERAN, iNews.id - Gencatan senjata antara Amerika Serikat (AS) dan Iran kembali terancam setelah kedua negara saling melancarkan serangan. Hal ini setelah pasukan AS menargetkan drone dan lokasi radar Iran, sementara Iran menembakkan rudal ke pangkalan militer AS di kawasan Teluk.

Melansir BBC, militer AS menyatakan telah menembak jatuh empat drone serang bunuh diri milik Iran yang diluncurkan menuju Selat Hormuz. Menurut AS, drone tersebut menimbulkan ancaman langsung terhadap lalu lintas pelayaran di kawasan tersebut.

Komando Pusat AS (Centcom) mengatakan, pasukan Amerika kemudian menyerang sejumlah lokasi radar pengawasan pantai Iran di wilayah selatan negara itu guna mencegah serangan lanjutan.

Sebagai balasan, Iran menembakkan rudal balistik ke dua pangkalan udara AS di Kuwait dan fasilitas Angkatan Laut AS di Bahrain, menurut laporan kantor berita Iran, IRIB.

Centcom menyebut, hasil penilaian awal menunjukkan dari tujuh rudal Iran yang ditembakkan ke dua negara Teluk tersebut, enam berhasil dicegat dan satu lainnya tidak mencapai sasaran.

Peristiwa ini terjadi beberapa hari setelah AS dan Iran saling bertukar serangan dalam eskalasi yang mengancam gencatan senjata yang telah berlaku sejak April lalu.

Seorang warga dilaporkan tewas dan lebih dari 60 orang lainnya terluka akibat serangan drone Iran terhadap bandara internasional Kuwait pada Rabu, menurut pejabat setempat.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut