"Mereka yang tanpa henti mengampanyekan hak asasi manusia (HAM), namun dengan sengaja menutup mata terhadap serangan rumah sakit dan pusat kesehatan, telah kehilangan semua kredibilitas moral," ujarnya.
Pernyataan Baghaei itu disampaikan di tengah meningkatnya ketegangan antara AS dan Iran terkait Selat Hormuz. Kedua pihak saling melancarkan serangan, menandai runtuhnya MoU Islamabad, perjanjian yang mengakhiri perang sejak 28 Februari.
Pada 7 Juli, Trump mendeklariasikan bahwa MoU yang diteken dirinya dengan Presiden Iran Masoud Pezeshkian secara elektronik itu telah berakhir. Kedua pemimpin meneken MoU tersebut pada 17 Juni.