Serangan Balik, Muhyiddin Tantang KPK Malaysia Periksa Anwar Ibrahim atas Tuduhan Suap

Anton Suhartono
Muhyiddin Yassin (tengah) menantang KPK Malaysia untuk memeriksa Anwar Ibrahim (Foto: Reuters)

Muhyiddin lalu mengatakan rekening Bersatu akan disita dan diblokir sebelum pemilu di enam negara bagian. Ini berarti partai tidak memiliki dana untuk mempersiapkan diri.

Namun dia menegaskan Bersatu masih kuat dengan memiliki 31 kursi parlemen dibandingkan dengan 14 kursi pada pemilu 2018. Pemerintahan persatuan patut waspada karena tren kenaikan itu bisa terjadi pada pemilu negara bagian.

Muhyiddin didakwa dengan empat tuduhan penyalahgunaan kekuasaan karena memanfaatkan jabatannya sebagai perdana menteri saat partainya diduga menerima suap 232,5 juta ringgit dari beberapa perusahaan. Dia juga menghadapi dua dakwaan pencucian uang, di mana partainya menerima 195 juta ringgit dari aktivitas ilegal. Dalam dakwaan disebutkan, uang itu disetorkan ke rekening Bersatu sebagai suap yang bersumber dari tiga perusahaan dan satu orang.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Terungkap! KPK Sempat Diundang Polda Metro Bahas 3 Kasus Korupsi

57 tahun lalu

Pecah! Momen PM Malaysia Anwar Ibrahim Nyanyi, PM Thailand Charnvirakul Main Saksofon

57 tahun lalu

Febrie Adriansyah Mundur dari Jampidsus, Kejagung: Demi Jaga Integritas Penegakan Hukum

57 tahun lalu

Prabowo Minta Aparat Negara Introspeksi: Benahi Diri, Rakyat Tidak Ingin Ada Korupsi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal