Serangan Drone Rusia Hantam Fasilitas Energi Ukraina, Kota Odesa Kini Tanpa Listrik

Ahmad Islamy Jamil
Pelabuhan Odesa di Ukraina. (Foto Reuters)

Odesa adalah kota pelabuhan terbesar di Ukraina. Kota itu memiliki populasi lebih dari 1 juta jiwa sebelum dimulainya agresi militer Rusia pada 24 Februari.

Rezim Kiev menyatakan, Rusia telah meluncurkan ratusan drone Shahed-136 buatan Iran ke sasaran di Ukraina. Mereka menggambarkan serangan itu sebagai kejahatan perang karena efeknya yang menghancurkan kehidupan sipil. Akan tetapi, Moskow mengklaim serangan mereka sah secara militer.

Teheran membantah memasok drone ke Moskow. Namun, Kiev dan sekutu Baratnya mengatakan Iran telah berbohong.

Kementerian Pertahanan Inggris pada Sabtu menyatakan, dukungan militer Iran untuk Rusia kemungkinan akan meningkat dalam beberapa bulan mendatang. Dukungan itu juga termasuk kemungkinan pengiriman rudal balistik oleh Teheran ke Moskow.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
14 jam lalu

Heboh Kabar Istana Rayakan Ultah Prabowo Bareng Wakil PM Rusia, Bakom Buka Suara

23 jam lalu

Trump Tegaskan AS Mungkin Serang Gunung Pickaxe, Fasilitas Nuklir Rahasia Iran

2 hari lalu

Gempa Besar M7,2 Guncang Kamchatka Rusia, BMKG: Tak Berpotensi Tsunami di Indonesia

2 hari lalu

Ngeri! AS Dilaporkan Bakal Gunakan Amunisi "Ibu dari Segala Bom" Serang Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal