Serangan Israel Lukai Pasukan Penjaga Perdamaian PBB UNIFIL di Lebanon

Anton Suhartono
Serangan pasukan Israel di Lebanon Selatan melukai seorang pasukan penjaga perdamaian PBB UNIFIL (Foto: Anadolu)

Misi PBB tersebut kembali mengulangi peringatannya kepada militer Israel untuk menghentikan perilaku agresif dan serangan di atau dekat pasukan penjaga perdamaian yang bertugas demi menegakkan perdamaian dan stabilitas di sepanjang Garis Biru.

Israel dan kelompok Hizbullah Lebanon menyepakati gencatan senjata sejak November 2024, setelah setahun lebih terlibat perang yang menewaskan lebih dari 4.000 orang dan melukai 17.000 lainnya. Hizbullah menyerang wilayah Israel sebagai bentuk solidaritas atas serangan militer Zionis ke Jalur Gaza sejak 7 Oktober 2023.

Namun selama gencatan senjata itu, Israel membunuh setidaknya 335 orang dan melukai 973 lainnya, demikian data Kementerian Kesehatan Lebanon.

Selain itu militer Israel seharusnya menarik diri dari Lebanon selatan pada Januari 2025 berdasarkan kesepakatan gencatan senjata. Namun Israel hanya menarik sebagian pasukan dan terus mempertahankan kehadiran militer di lima pos perbatasan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Nasional
5 jam lalu

9 WNI yang Diculik Israel telah Bebas, Menlu Sebut Pakai Berbagai Jalur Diplomatik

Nasional
6 jam lalu

Menlu Sugiono Pastikan 9 WNI yang Diculik Israel telah Bebas, Segera Pulang ke RI

Nasional
6 jam lalu

WNI Dilaporkan Disiksa Aparat Israel, Kemlu Koordinasi dengan Global Sumut Flotilla

Nasional
7 jam lalu

Relawan Global Sumud Flotilla Termasuk WNI Dianiaya Israel, Dipukul hingga Dilecehkan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal