Serangan Israel Tewaskan 400 Lebih Warga Gaza, Netanyahu: Ini Baru Permulaan

Anton Suhartono
Benjamin Netanyahu menegaskan serangan udara ke Jalur pada Selasa (18/3) hanya permulaan (Foto: AP)

TEL AVIV, iNews.id - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menegaskan serangan udara ke Jalur Gaza pada Selasa (18/3/2025) hanya permulaan. Serangan brutal tersebut menewaskan 404 orang serta banyak korban yang masih terkubur di reruntuhan bangunan. Selain itu 562 orang lainnya luka, mendapat perawatan seadanya di rumah sakit karena keterbatasan pasokan medis.

Bukan hanya itu, Netanyahu memperingatkan negosiasi dengan Hamas ke depannya akan berlangsung di bawah tekanan.

"Kami telah memperpanjang gencatan senjata selama beberapa pekan meski kami belum menerima sandera sebagai imbalannya," ujarnya, dalam pidato yang disiarkan di televisi, seperti dikutip dari Anadolu, Rabu (19/3/2025).

Israel, kata dia, juga telah mengirim delegasi ke Doha, Qatar dan menerima proposal Amerika Serikat yang disampaikan utusan Presiden Donald Trump, Steve Witkoff. Namun Hamas menolak proposal tersebut. Alasannya proposal untuk memperpanjang gencatan senjata tahap pertama, bukan masuk ke tahap kedua, itu tak menjamin penghentian perang secara permanen, melainkan hanya sementara.

Media Israel melaporkan pada Kamis pekan lalu, Witkoff mengajukan proposal terbaru kepada kedua pihak, menawarkan pembebasan lima sandera Israel dengan imbalan gencatan senjata selama 50 hari, pembebasan tahanan Palestina, akses bantuan kemanusiaan, serta pembicaraan menuju fase gencatan senjata fase kedua.

Sehari kemudian, Hamas mengumumkan telah menerima proposal dari negara-negara mediator dan setuju untuk membebaskan sandera sandera warga ganda Israel-AS serta empat jenazah. Sebagai imbalannya, Hamas mendesak dimulainya negosiasi fase kedua dan pertukaran tahanan. 

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
59 menit lalu

Israel Dukung Serang Iran jika Negosiasi Nuklir dengan AS Buntu

Nasional
11 jam lalu

PBNU Sebut Iuran Rp16,9 Triliun di Dewan Perdamaian Bentukan Trump untuk Bangun Gaza

Nasional
1 hari lalu

Prabowo Putuskan Gabung Board of Peace, Menag Ingat Perjanjian yang Diteken Rasulullah

Nasional
1 hari lalu

DPR Buka Suara usai RI Gabung Dewan Perdamaian Bentukan Trump

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal