Serangan Israel Tewaskan 400 Lebih Warga Gaza, Netanyahu: Ini Baru Permulaan

Anton Suhartono
Benjamin Netanyahu menegaskan serangan udara ke Jalur pada Selasa (18/3) hanya permulaan (Foto: AP)

Sehari kemudian, Hamas mengumumkan telah menerima proposal dari negara-negara mediator dan setuju untuk membebaskan sandera sandera warga ganda Israel-AS serta empat jenazah. Sebagai imbalannya, Hamas mendesak dimulainya negosiasi fase kedua dan pertukaran tahanan. 

Namun kemudian Netanyahu membalas Hamas dengan memberikan peringatan keras. Jika sandera tidak dibebaskan, Israel akan melanjutkan perang.

“Ini baru permulaan. Mulai sekarang, kami akan bertindak melawan Hamas dengan intensitas yang meningkat. Negosiasi hanya di bawah tembakan dan kami akan terus berjuang untuk mencapai semua tujuan perang,” kata Netanyahu, seperti dilaporkan kembali Anadolu, Rabu (19/3/2025).

Israel memperkirakan masih ada 59 warganya yang disandera di Gaza, sebanyak 24 di antaranya masih hidup. 

Sebaliknya, lebih dari 9.500 warga Palestina dipenjara di fasilitas tahanan Israel, mengalami penyiksaan dan pengabaian medis hingga merenggut banyak nyawa.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pemukim Israel Terus Berulah Serang Warga Palestina di Tepi Barat, Rusak Sumber Air

57 tahun lalu

Kalahkan Australia di Piala Dunia, Pelatih Mesir: Ini untuk Rakyat Palestina!

57 tahun lalu

Iran Peringatkan AS-Israel Tak Menyerang Prosesi Pemakaman Khamenei: Akan Kami Balas!

57 tahun lalu

Terungkap, AS Sempat Desak Israel Tak Bunuh Menlu dan Ketua Parlemen Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal