Serangan Kelompok Bersenjata Rohingya Lukai 5 Tentara Myanmar

Anton Suhartono
Polisi Myanmar mengawal petugas PBB di Rakhine (Foto: Reuters)

Majalah Frontier yang mendapat laporan dari warga di dekat lokasi penyerangan melaporkan baku tembak sporadis bisa terdengar jelas. Baku tembak tak hanya terjadi usai penyerangan tapi beberapa saat setelahnya, mengindikasikan adanya pengejaran.

Lebih dari 650.000 Muslim Rohingya terpaksa eksodus ke Bangladesh sejak kekerasan yang dilakukan militer pada 25 Agustus 2017. Mereka membunuh, menyiksa, dan membakar perkampungan warga Muslim Rohingya.
Organisasi Dokter Lintas Batas melaporkan , sedikitnya 6.700 warga Rohingya tewas dibunuh di bulan pertama aksi kekerasan tersebut. PBB dan Amerika Serikat pun mengategorikan kekerasan ini sebagai pembersihan etnis.

Myanmar berdalih aksi militer itu sebagai balasan atas serangan yang dilakukan kelompok bersenjata ke 30 pos keamanan militer.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Nasional
2 bulan lalu

WNI Ditangkap di Turki, Diduga Jual Warga Rohingya ke Luar Negeri

Internasional
8 bulan lalu

Sosok Myint Swe, Presiden Myanmar Pasca-Kudeta Aung San Suu Kyi yang Meninggal Dunia

Internasional
2 tahun lalu

Tanah Longsor Hantam Kamp Pengungsi Rohingya, 9 Orang Tewas

Nasional
2 tahun lalu

Jokowi Akan Bahas Nasib Pengungsi Rohingya dengan Pemimpin Negara Lain di Jepang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal