Serangan Roket Kamboja Hantam 5 Rumah Sakit di Thailand, 11 Warga Sipil Tewas

Anton Suhartono
Serangan roket Grad Kamboja ke wilayah Thailand sejauh ini menewaskan 11 orang. (Foto: AP)

Angkatan Bersenjata Kerajaan Thailand (RTA) mengecam mengutuk keras Kamboja karena melanggar Konvensi Jenewa dengan menyerang sasaran sipil.

Juru Bicara RTA Winthai Suvari mengatakan, militernya melakukan serangan udara terbatas terhadap target militer Kamboja. Namun pihak musuh memilih untuk menyerang sasaran sipil tanpa ampun.

Winthai menjelaskan, pasukan Thailand secara ketat mematuhi hukum internasional untuk menghindari jatuhnya korban di kedua belah pihak, sementara Kamboja melakukan sebaliknya.

“Kamboja jelas melanggar Konvensi Jenewa dengan menggunakan artileri untuk menyerang sasaran sipil dan situs arkeologi, termasuk Prasat Ta Muen Thom, Prasat Done Truan, sebuah pom bensin di distrik Kanthalak, Si Sa Ket, rumah sakit Phanom Dong Rak, rumah-rumah penduduk, dan pusat pengembangan perbatasan di Distrik Karb Choeng, Surin,” kata Winthai.

Dia menegaskan serangan terhadap sasaran sipil, terutama yang mengakibatkan kematian, tidak bisa diterima.

RTA akan terus mempertahankan kedaulatan Thailand dalam kerangka hukum, berupaya melindungi rakyat dan harga diri negara dengan upaya terbaiknya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
14 jam lalu

Menkes Ungkap Banyak Korban Gempa NTT Alami Patah Tulang, Operasi Sudah Bisa Dikerjakan!

13 jam lalu

RS Lapangan Mulai Beroperasi, Jadi Harapan untuk Korban Gempa NTT

15 jam lalu

Kisah Anak 11 Tahun Korban Gempa NTT Jalani Operasi di RS Lapangan, Penuh Perjuangan

2 hari lalu

Pelatih Fitness Meninggal Tiba-Tiba saat Ikut Kompetisi Hyrox di Thailand

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal