Setelah AS, Inggris Juga Desak China Buka-bukaan soal Informasi Corona

Antara
Ahmad Islamy Jamil
Big Ben di Westminster, London, Inggris (ilustrasi). (Foto: AFP)

Presiden AS Donald Trump belakangan ini juga terlihat semakin kritis terhadap peran China dalam pandemi Covid-19 yang telah menginfeksi hampir 3,5 juta orang dan menewaskan lebih dari 240.000 penduduk di seluruh dunia.

Politikus Partai Demokrat itu bersikeras bahwa Beijing secara rahasia menyembunyikan informasi penting tentang wabah itu dan menuntut agar China bertanggung jawab. Beberapa media menyebutkan, Trump telah menugaskan mata-mata AS untuk mencari tahu lebih lanjut tentang asal-usul virus itu.

Pada awalnya, muncul dugaan virus corona berasal dari pasar di Wuhan yang menjual hewan-hewan eksotis seperti kelelawar dan trenggiling. Akan tetapi, sekarang Covid-19 diperkirakan berasal dari laboratorium virologi yang berada di dekat pasar itu.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
20 jam lalu

Trump Tak Main-Main soal Nuklir Iran, Menlu Rubio: Bukan Sekadar Isu Politik

24 jam lalu

Pemilu AS Tak Pengaruhi Perang Iran, Rubio: Trump Panglima Tertinggi Angkatan Bersenjata

24 jam lalu

Dihantam Rudal dan Drone Iran, Ini Daftar Pangkalan AS di Timur Tengah yang Rusak

24 jam lalu

Menlu AS: Iran Keliru jika Beranggapan Hasil Pemilu Sela Akan Pengaruhi Perang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal