TEHERAN, iNews.id - Iran mengancam akan menyerang kepentingan Amerika Serikat (AS) lebih luas jika negaranya kembali digempur. Berikutnya, pembalasan Iran akan mencakup aset-aset politik AS.
Sebelumnya Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran mengancam akan memutus tujuh kabel internet bawah laut yang membentang di dasar Selat Hormuz.
Seorang pejabat keamanan senior Iran mengatakan kepada kantor berita Fars, militernya juga akan menyerang infrastruktur negara-negara yang membantu serangan AS, jika ada pejabat atau warga sipil yang dibunuh.
Menurut pejabat yang meminta namanya tak dipulbikasikan itu, Iran berasumsi bahwa AS dan Israel akan melancarkan serangan terbaru seraya menganggap upaya penyelesaiaan konflik secara diplomatik yang ditawarkan AS tidak bisa dipercaya.
Menurut pejabat tersebut, spekulasi mengenai potensi serangan terbaru AS-Israel semakin mendekati kenyataan terkait pernyataan Menteri Luar Negeri (Menlu) AS Marco Rubio di Athena, Yunani.