Setelah Inggris, Giliran Kapal Kargo Milik AS Diserang Rudal Houthi

Anton Suhartono
Ilustrasi kapal kargo milik AS Sea Champion dieserang dua rudal Houthi saat berlayar di Teluk Aden (Foto: Reuters)

Perusahaan keamanan maritim Inggris Ambrey maupun UKMTO memastikan seluruh kru, termasuk warga negara Yunani, selamat dan melanjutkan ke pelabuhan tujuan berikutnya.

Sebelumnya kelompok Houthi mengklaim berhasil menyerang kapal kargo teregistrasi Inggris berbendera Belize, Rubymar, pada Minggu 
(18/2/2024). Kapal itu dalam kondisi yang nyaris tenggelam. Seluruh kru kapal selamat setelah melarikan diri tak lama usai ledakan.

Ambrey menyatakan kapal diserang di Selat Bab Al Mandab di lepas pantai Yaman. Kapal itu dalam pelayaran dari Khor Fakkan, Uni Emirat 
Arab, menuju Varna, Bulgaria.

“Kapal yang bermuatan setengah itu melambat sesaat dari kecepatan 10 menjadi 6 knot dan menyimpang dari jalur, kemudian menghubungi Angkatan Laut Djibouti, sebelum kembali ke jalur dengan kecepatan sebelumnya,” bunyi pernyataan Ambrey.

Kelompok Houhti Yaman menyerang kapal-kapal kargo yang terkait dengan Israel, Amerika Serikat, dan Inggris, di Laut Merah sebagai bentuk solidaritas terhadap warga Gaza yang diserang pasukan Zionis. 

Serangan itu menyebabkan banyak kapal dagang negara Barat menghindari perairan tersebut karena khawatir akan menjadi target. Beberapa kapal kargo terkena rudal, bahkan ada yang disandera.

Awalnya, Houthi hanya mengincar kapal Israel atau yang terkait dengan negara Yahudi itu, namun diperluas mengincar kapal-kapal dagang AS dan Inggris setelah kedua negara menyerang wilayah Yaman. 

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
2 jam lalu

Rusia Peringatkan AS Tak Serang Iran

Internasional
3 jam lalu

Khamenei Sebut AS Serang Iran karena Ingin Kuasai Minyak dan Gas

Nasional
9 jam lalu

Airlangga Ungkap Nego Tarif Dagang RI-AS Rampung, Tinggal Finalisasi Dokumen

Internasional
10 jam lalu

Setelah Iran, Giliran Israel dan AS Gelar Latihan Perang di Laut Merah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal