TEHERAN, iNews.id - Iran kembali menembak jatuh jet tempur musuh dalam perang melawan Amerika Serikat (AS) dan Israel. Setelah pesawat siluman canggih F-35 milik AS beberapa hari lalu, kali ini giliran F-16 Israel yang jadi sasaran.
Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC), dalam pernyataan yang dirilis stasiun televisi IRIB, Sabtu (21/3/2026), mengungkap jet tempur F-16 Israel ditembak jatuh di Iran bagian tengah oleh rudal sistem pertahanan udara.
"Pasukan pertahanan udara dari angkatan udara IRGC menembak jatuh pesawat militer F-16 musuh," bunyi pernyataan IRGC.
Disebutkan pula, pesawat tersebut merupakan jet tempur yang ketiga ditembak jatuh sejak perang berkecamuk pada 28 Februari lalu.
Sejak awal konflik, pasukan pertahanan udara Iran telah menghancurkan lebih dari 200 unit peralatan militer musuh, termasuk drone, pesawat tanker, dan jet tempur.
Sebelumnya IRGC mengklaim menembak jet tempur F-35 AS juga di Iran bagian tengah saat menjalankan misi pengeboman. Sementara itu Komando Pusat AS (Centcom) menyatakan satu pesawat F-35-nya mendarat darurat di pangkalan udara salah satu negara Timur Tengah yang tidak disebutkan setelah terkena tembakan.
Pesawat tersebut merupakan jet tempur AS pertama yang terkena sistem pertahanan udara di dalam wilayah Iran sejak perang berlangsung akhir bulan lalu. Insiden itu juga meningkatkan kekhawatiran para pejabat militer AS mengenai operasi ke depannya, mengingat armada yang terkena tembakan adalah pesawat siluman yang seharusnya bisa menghindari deteksi radar.