Setelah Patung Yesus, Pasukan Israel Rusak Sekolah Kristen di Lebanon

Anton Suhartono
Setelah menghancurkan patung Yesus Kristus di Lebanon Selatan, pasukan Israel berulah kembali dengan merusak sekolah Kristen (Foto: AP)

BEIRUT, iNews.id - Setelah menghancurkan patung Yesus Kristus di Lebanon Selatan, pasukan Israel berulah kembali. Kali ini mereka merusak biara dan sekolah yang dikelola Biarawati Juru Selamat Suci di Kota Yaroun.

Kantor Berita Nasional Lebanon melaporkan sekolah tersebut dikenal sebagai salah satu lembaga pendidikan paling terkemuka di wilayah itu. Tempat tersebut mendidik ribuan siswa selama bertahun-tahun dari berbagai kota di Bint Jbeil.

"(Perusakan tersebut merupakan) Kerugian besar baik di tingkat pendidikan maupun sosial," bunyi pernyataan sekolah, dikutip Sabtu (2/5/2026).

Israel melancarkan serangan udara serta menggelar operasi darat di Lebanon sejak 2 Maret, menewaskan lebih dari 2.600 orang dan menyebabkan lebih dari 1 juta orang mengungsi.

Gencatan senjata 10 hari sebenarnya telah dimulai pada 17 April yang kemudian diperpanjang hingga 17 Mei. Meski demikian militer Zionis terus melanggar, bahkan setiap hari, melalui serangan udara serta penghancuran rumah-rumah.

Pasukan Israel juga mempertahankan "zona penyangga" di Lebanon Selatan, dengan dalih untuk mencegah serangan kelompok Hizbullah.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
6 jam lalu

Gawat! Sekolah-Sekolah Palestina Dipaksa Pakai Kurikulum Israel, 45.000 Pelajar Terdampak

2 hari lalu

Brutal! Pasukan Israel Ledakkan Panti Jompo di Lebanon

3 hari lalu

Badan Intelijen Israel Evakuasi Anak Netanyahu dari AS, Takut Dibunuh Iran

6 hari lalu

Militer Israel Tertekan! Amunisi 30 Tahun Habis dalam 3 Tahun untuk Perang, Ribuan Tank Rusak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal