Shanghai Longgarkan Pembatasan, Kondisi Covid-19 di Beijing Masih Parah

Anton Suhartono
Shanghai akan melonggarkan pembatasan Covid-19 mulai Senin (16/5) (Foto: Reuters)

Selama penerapan lockdown ketat, warga dibatasi ruang geraknya hanya untuk membeli kebutuhan pokok. Pemesanan online juga terganggu karena perusahaan e-commerce kekurangan kurir.

Sementara itu kondisi di Beijing semakin parah seiring meluasnya temua kasus Covid-19 varian Omicron. Sejak 22 April hingga 14 Mei terdapat 1.015 pasien Covid-19 yang dirawat. Sejauh ini ditemukan sedikitnya delapan kluster penularan Covid-19 Omicron yakni terkait dengan bank, jasa konstruksi jaringan kereta api, halte, dan restoran.

Pemberlakuan work from home (WFH) di Beijing meluas, tak hanya di Chaoyang, tapi juga Distrik Fangshan.
Di Fangshan semua bus kota, kereta, dan taksi online dilarang beroperasi.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
3 hari lalu

Korban Tewas Banjir Nepal-China Nyaris 1.300 Orang, 5.000 Lebih Masih Hilang

6 hari lalu

Kerahkan Ratusan Alat Berat, China Buka Akses Jalan ke Perbatasan Nepal yang Lenyap akibat Banjir

6 hari lalu

Sinopsis Microdrama Bayi Jenius dan Istri Miliarder, Ada Plot Twist di Akhir!

6 hari lalu

Kisah 900 Siswa SMA Nepal Lolos dari Terjangan Banjir, Bus Terakhir Nyaris Dihantam Gelombang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal