Singapura Khawatir Terkena Kabut Asap akibat Kebakaran Hutan di Sumatra

Muhammad Fida Ul Haq
Singapura mewaspadai kabut asap (Freepik)

SINGAPURA, iNews.id - Badan Lingkungan Hidup Nasional Singapura menyebutkan kualitas udara dapat memburuk jika arah angin berubah membawa asap dari kebakaran hutan di Sumatra. Saat ini sejumlah antisipasi sudah dilakukan.

Melansir dari CNA, Sabtu (30/9/2023), kabut asap terpantau di Sumatra bagian selatan dan tengah dalam beberapa hari terakhir. Dua hari lalu, terdeteksi 241 titik panas, lalu sehari kemudian terdeteksi 145 titik panas.

Angin yang bertiup dari tenggara diperkirakan akan terus membawa kabut tebal menjauh dari Singapura. Indeks Standar Polutan dapat memburuk jika terjadi perubahan arah angin.

Angka standar polutan lebih dari 80 terjadi pada tahun 2019. Pada tahun ini, angka standar polutan tercatat pada angka 15 dan 68. 

Para ahli telah memprediksi kemungkinan besar terjadinya kabut parah di Asia Tenggara tahun ini, meskipun situasinya tidak akan seburuk pada tahun 2015.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
Destinasi
1 hari lalu

Bukan soal Uang, Harvard Ungkap Alasan Indonesia Jadi Negara Paling Sejahtera

Nasional
1 hari lalu

Indonesia Dinobatkan Negara Paling Sejahtera di Dunia Kalahkan Amerika Serikat

Destinasi
3 hari lalu

Fenomena Banyak Warga Malaysia Pilih Pindah ke Singapura, Ini Penyebabnya

Nasional
4 hari lalu

Pembangunan Jembatan Bailey dan Armco di Sumbar dan Sumut Dikebut untuk Pulihkan Akses

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal