Singapura Larang Buku Kartun Politik Tampilkan Gambar Nabi Muhammad

Anton Suhartono
Singapura larang buku kartun politik berisi gambar Nabi Muhammad SAW (Foto: Mitpress)

SINGAPURA, iNews.id - Sebuah bukukartun politik berjudul 'Red Lines: Political Cartoons And The Struggle Against Censorship' dilarang beredar di Singapura karena memuat gambar yang menghina Nabi Muhammad SAW.

Menteri Urusan Muslim Singapura Masagos Zulkifli menegaskan, buku tersebut menyinggung umat Islam meskipun diterbitkan atas nama kebebasan berbicara dan berkekspresi.

“Selain karikatur Nabi dan Islam, buku itu juga memuat gambar-gambar yang menghina agama lain. Penulis boleh saja mengatakan bahwa mereka tidak bermaksud menghina atau merendahkan, melainkan untuk mendidik, tetapi Pemerintah menolaknya," ujarnya kepada parlemen, dikutip dari The Straits Times, Rabu (12/1/2022).

Gambar-gambar yang merendahkan dan menghina Nabi Muhammad, lanjut dia, menyebabkan kerusuhan di banyak negara, bahkan merenggut nyawa. Perusahaan publikasi besar juga menahan diri untuk tidak memublikasikan kartun-kartun tersebut. Hubungan ras dan agama yang harmonis di Singapura butuh kepedulian dan perhatian terus-menerus dari pemerintah dan masyarakat.

"Kami tidak ingin mengambil risiko apa pun yang akan mengurai kedamaian dan harmoni yang kita nikmati. Kami tetap berkomitmen untuk bekerja sama dengan semua komunitas agama guna melestarikan dan memperkuat kerukunan ras dan agama yang merupakan landasan masyarakat kita yang kohesif," tuturnya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
3 jam lalu

iPhone 18 Pro dan 18 Pro Max Mulai Dijual di Malaysia dan Singapura Hari Ini

49 menit lalu

Dokter Bongkar Alasan Orang Indonesia Berobat Kanker di Singapura, Ternyata Karena Ini!

9 hari lalu

Prabowo Bandingkan RI dengan Singapura: Kita Negara Besar, Berarti Masalahnya juga Besar

9 hari lalu

Prabowo Hadiahkan Buku kepada Para Kader Demokrat: Masa Depan Kita Cerah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal