Singapura Luncurkan Bank Otak Pertama, Siapa Mau Jadi Donor?

Nathania Riris Michico
Ilustrasi alat peraga otak. (FOTO: Picture Alliance/DPA)

Bank otak ini diyakini sebagai yang pertama di Asia Tenggara, sementara pusat-pusat serupa sudah didirikan di China, Eropa, dan Amerika Serikat.

Para ilmuwan mengatakan, bank itu penting karena ada perbedaan signifikan dari pengaruh gangguan neurologis seperti penyakit Alzheimer dan Parkinson kepada otak orang-orang dari ras Kaukasia dan Asia. Ini berarti bahwa pengobatan dan perawatan dari dunia barat tidak dapat serta-merta diterapkan di Asia.

"Kita sekarang tahu bahwa latar belakang genetik sangat penting dalam menentukan timbulnya dan berkembangnya gangguan tersebut. Sangat penting bahwa ahli saraf di Singapura memiliki akses ke jaringan otak dari pasien dengan latar belakang genetik dan etnis yang sesuai," kata Profesor Richard Reynolds, direktur bank otak baru.

Profesor Lim Kah Leong, wakil dekan penelitian di sekolah kedokteran ini, mencatat bahwa donor dengan latar belakang China, Melayu, dan India mewakili wilayah besar di benua itu.

"Penelitian kami bisa menjadi penting bukan hanya di Singapura, tetapi juga di kawasan dan benua," katanya.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
6 hari lalu

Prabowo Bandingkan RI dengan Singapura: Kita Negara Besar, Berarti Masalahnya juga Besar

8 hari lalu

Dermawan! PM Singapura Lawrence Wong Bakal Sumbang Gajinya Rp20 Miliar Setiap Tahun

8 hari lalu

Travel Hack Liburan ke Singapura: Pilih Kawasan yang Punya Banyak Atraksi Sekaligus!

8 hari lalu

Negara Terkaya di Asia Cetak Rekor Penerimaan Pajak, Nilainya Tembus Rp1.356 Triliun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal