Singapura Umumkan Kematian Pertama Pasien Omicron, Kasus Bisa Melonjak 25.000 per Hari

Anton Suhartono
Singapura umumkan kasus kematian pertama pasien Covid-19 varian Omicron (Foto: Reuters)

Pada Jumat, Singapura melaporkan penambahan 3.155 kasus baru, naik dari 1.472 sehari sebelumnya.

Menteri Keuangan Lawrence Wong mengatakan, sangat mungkin puncak kasus Omicron akan melebihi varian Delta. Bahkan dia memprediksi kasus infeksi bisa melonjak antara 20.000 hingga 25.000 orang per hari.

Namun dia menegaskan, fokus penanganan bukan pada jumlah orang yang terinfeksi, tapi mereka yang mengalami sakit parah dan memerlukan perawatan rumah sakit atau perawatan intensif. Ini berarti kelompok rentan akan menjadi perhatian, terutama kalangan lanjut usia.

Oleh karena itu untuk melindungi mereka, pihak berwenang akan melarang kunjungan langsung ke semua bangsal rumah sakit dan panti jompo selama 4 pekan, dimulai pada 24 Januari hingga 20 Februari.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
14 jam lalu

Thailand hingga Singapura Perketat Pintu Masuk, Waspada Virus Nipah Jelang Imlek

Nasional
5 hari lalu

Kasus Kematian Lula Lahfah Resmi Dihentikan, Alasannya Mengejutkan!

Seleb
5 hari lalu

Ditemukan DNA Lula Lahfah di Tabung Whip Pink, Ini Keterangan Polisi

Nasional
5 hari lalu

Pernyataan Lengkap Dokter Rizki yang Menyatakan Lula Lahfah Meninggal Dunia, Fakta Mengejutkan Terungkap! 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal