Singgung Perang dengan Irak, Khamenei Sebut Negara Lain Berpikir 2 Kali Serang Iran

Anton Suhartono
Ayatollah Ali Khamenei (Foto: AFP)

TEHERAN, iNews.id - Pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei menyinggung perang negaranya dengan Irak yang berlangsung 8 tahun, yakni 1980 sampai 1988. Berkaca dari perang yang panjang itu, Khamenei menegaskan Iran dapat membela diri dari ancaman.

Namun Khamenei tak menyinggung soal ketegangan dengan Amerika Serikat yang sudah berlangsung beberapa bulan terakhir.

"Mencoba selama 8 tahun, melakukan semua yang mereka bisa, namun tidak mendapatkan apa-apa, adakah kemenangan yang lebih besar untuk Iran," kata Khamenei, dikutip dari AFP, Senin (21/9/2020).

Pernyataan itu disampaikan Khamenei dalam rekaman video yang kemudian disiarkan di televisi kepada para komandan militer dan veteran perang menandai dimulainya pekan peringatan perang Iran-Irak, 'Pertahanan Suci'.

"Pertahanan Suci menunjukkan bahwa agresi terhadap negara ini sangat merugikan. Ketika suatu bangsa menunjukkan dia memiliki kekuatan dan tekad untuk mempertahankan diri, itu bisa menyebabkan penyerang berpikir dua kali sebelum menyerang," kata Khamenei.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
7 jam lalu

Korban Tewas Demonstrasi di Iran Jadi 648 Orang termasuk Anak di Bawah Umur

Internasional
8 jam lalu

Abaikan Trump, Para Pejabat Israel Serukan Pendudukan Gaza secara Permanen

Internasional
10 jam lalu

Nah, Mantan Presiden Rusia Klaim Warga Greenland Ingin Bergabung dengan Negaranya

Nasional
10 jam lalu

Pantau Situasi di Iran, Kemlu Pastikan Evakuasi WNI Belum Diperlukan 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal