Singgung Pidato Joe Biden soal HAM, Korut: AS Ingin Tetap Bermusuhan

Anton Suhartono
Korea Utara mengecam pidato Presiden Joe Biden soal situasi HAM di negaranya (Foto: AFP)

Saat itu Biden mengatakan program nuklir Korut dan Iran menimbulkan ancaman yang akan mendapat respons melalui diplomasi serta pencegahan yang tegas.

Menurut Kwon, pendekatan diplomasi AS ditujukan untuk menutupi sikap permusuhannya, sementara pencegahan hanya upaya untuk mengancaman nuklir Korut.

"(Korut) Akan dipaksa untuk melakukan langkah-langkah yang sesuai dan seiring waktu AS akan berada dalam situasi sangat serius," tuturnya, dikutip dari Reuters.

Pidato Biden itu juga mendapat respons dari Kim Jong Un dengan mengatakan, tidak masuk akal dan pelanggaran terhadap hak Korut untuk membela diri.

Dia juga menyebut pidato itu merupakan kesalahan besar. 

"Pernyataannya jelas mencerminkan niat untuk tetap menegakkan kebijakan permusuhan terhadap DPRK seperti telah dilakukan AS selama lebih dari setengah abad," katanya.

Gedung Putih pada Jumat menyatakan, para pejabat AS telah merampungkan tinjauan kebijakan terhadap Korut.

Di bawah kebijakan itu, Biden menetapkan pendekatan baru untuk memaksa Korut melucuti senjata nuklir dan rudal balistik melalui diplomasi namun tidak ingin menggunakan pendekatan negosiasi langsung dengan Kim Jong Un, seperti dilakukan Donald Trump.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
21 jam lalu

Trump Tolak Tawaran Iran Buka Kembali Selat Hormuz, Klaim Pegang Kendali Penuh

2 hari lalu

Teman Jadi Musuh, Kolombia Putuskan Hubungan Diplomatik dengan Iran

2 hari lalu

Trump Tolak Tawaran Iran Buka Selat Hormuz

2 hari lalu

Iran Siap Buka Blokade Selat Hormuz dalam 7 Hari, Beri Syarat Ini ke AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal