TEHERAN, iNews.id - Ketegangan di Timur Tengah kembali meningkat setelah Iran dilaporkan menembak kapal yang melintasi Selat Hormuz, jalur pelayaran vital bagi perdagangan energi global. Insiden ini terjadi di tengah konflik yang masih berlangsung antara Iran dengan Amerika Serikat dan sekutunya.
Seperti dilansir dari New York Post, pasukan Garda Revolusi Iran (IRGC) menembaki sedikitnya dua kapal tanker atau kapal dagang yang mencoba melintas di perairan dekat Oman. Aksi tersebut memaksa beberapa kapal berbalik arah.
Kapal tanker beserta seluruh awaknya dilaporkan selamat.
Penembakan ini terjadi setelah Iran kembali menyatakan penutupan Selat Hormuz, sebagai respons atas blokade laut yang diberlakukan Amerika Serikat.
Bahkan, Iran memperingatkan bahwa setiap kapal yang mencoba melintas tanpa izin dapat menjadi target militer.
Selat Hormuz sendiri merupakan jalur strategis yang dilalui sekitar 20 persen pasokan minyak dunia. Gangguan di kawasan ini langsung berdampak pada stabilitas pasokan energi global.