Soal Kartun Nabi, Liga Muslim Dunia: Kami Tidak Menentang Kebebasan, tapi Kebencian

Ahmad Islamy Jamil
Sekjen Liga Muslim Dunia, Dr Syekh Muhammad bin Abdulkarim al-Issa. (Foto: Saudi Gazette)

Insiden pembunuhan guru Prancis itu telah memicu perdebatan tentang saling menghormati agama lain. Banyak pemimpin di Dunia Islam mengutuk pembunuhan tersebut. Akan tetapi, mereka juga menekankan pentingnya untuk menghormati para nabi.

Al-Issa mengutuk dengan sangat keras penggunaan karikatur Nabi Muhammad dan mengatakan bahwa perbuatan semacam itu melukai hati umat Islam. Namun, dia menekankan bahwa sosok Nabi Muhammad terlalu besar dan agung untuk diremehkan oleh kartun belaka.

Dia pun mendorong umat Islam untuk menghindari reaksi negatif yang berlebihan. Dia menasihati agar kaum Muslim bertindak hanya berdasarkan ajaran agama Islam, salah satunya dengan bersabar dan meminta pertolongan Allah.

“Surat kabar yang tidak penting dengan hampir tidak ada penjualan atau langganan, ilustrator yang tidak penting dan tidak dikenal, justru memperoleh ketenaran internasional dengan mudah dan gratis. Ini karena reaksi negatif yang membuat mereka jadi terkenal,” ujarnya mengacu kepada media-media Barat yang menerbitkan karikatur Nabi Muhammad.

“Pengadilan HAM Eropa telah memutuskan bahwa menghina Nabi Muhammad kita—semoga Allah memberkatinya dan memberinya kedamaian—tidak termasuk dalam ruang lingkup kebebasan berekspresi,” tutur al-Issa lagi.

Singkatnya, kata dia, prinsip kebebasan tidak bisa menjadi alasan untuk menyebarkan kebencian terhadap sesama.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
11 hari lalu

Kavinsky Pencipta Nightcall Soundtrack Ikonik Film Drive Meninggal Dunia, Macron Berduka

12 hari lalu

Rekor Penerbangan Terpanjang, Pesawat Airbus A350 Terbang 24 Jam Nonstop Australia-Prancis

13 hari lalu

Delegasi AS Walk Out saat Dubes Prancis Pidato di Sidang Dewan Keamanan PBB, Ada Apa?

16 hari lalu

Karhutla Kian Tak Terkendali, 250.000 Warga Prancis dan Spanyol Mengungsi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal