Soal Pindahkan Kedubes ke Yerusalem, Palestina Kecam Australia

Nathania Riris Michico
PM Australia Scott Morisson. (Foto: AFP)

YERUSALEM, iNews.id - Delegasi Otoritas Palestina untuk Australia mengecam pengumuman Perdana Menteri Australia Scott Morisson yang menyatakan akan mempertimbangkan memindahkan kedutaan besar (kedubes) negaranya ke Yerusalem

Menurut delegasi Otoritas Palestina pengumuman tersebut "sangat mengganggu."

Menurut Otoritas Palestina, pengumuman itu akan mendorong upaya Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump untuk memulai kembali perundingan perdamaian dengan cara meninggalkan isu Yerusalem dan pengungsi di luar meja perundingan.

“Keuntungan politik jangka pendek yang dapat diperoleh dengan memindahkan kedutaan Australia dari Tel Aviv ke Yerusalem tentu saja akan dikalahkan oleh kerugian baik bagi kedudukan internasional Australia dan dalam hubungannya dengan negara-negara Arab dan negara-negara mayoritas Muslim dan komunitas internasional secara lebih luas,” demikian pernyataan delegasi Otoritas Palestina seperti dilaporkan Times of Israel, Selasa (16/10/2018).

Mereka mendesak Australia berhati-hati dan bijaksana terhadap masalah status tersebut dan secara serius mempertimbangkan konsekuensi dari langkah semacam itu.

Sementara itu, diplomat top Palestina di Australia, Izzat Salah Abudulhadi, dilaporkan mengadakan pertemuan dengan perwakilan dari 12 negara Timur Tengah guna membahas perkembangan terakhir.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Internasional
9 hari lalu

PM Australia Albanese Diusir Jemaah saat Hadiri Salat Idul Fitri di Masjid Sydney

Internasional
13 hari lalu

Israel Masih Tutup Masjid Al Aqsa, Liga Arab Peringatkan Dampak Serius 

Nasional
17 hari lalu

Prabowo Bertemu Wakil PM Australia Richard Marles, Pertemuan 2 Sahabat Lama

Internasional
17 hari lalu

Israel Tutup Masjid Al Aqsa Hampir 2 Minggu, Ini Peringatan Keras Hamas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal